Lewati ke isi
Meja ek gelap di bawah cahaya jendela utara: tulip belang merah-putih di vas Delft, gelas kristal, pisau timah, segel lilin biru, dan umbi retak yang membocorkan cahaya biru pucat.
Cermin cembung berbingkai eboni di dinding. Di kacanya tampak party berdiri membelakangi: Agathe bergaun janda, Pieter memegang palet, Rosalie membawa gulungan peta, dan Hendrik berjubah abu-abu, semua menatap umbi yang menyala.

Vanderhex

Agathe Vos, janda pelukis, didakwa menyimpan sihir di dalam umbi tulip.

Baca Catatan 1.3

Pembaruan 1.3, The Bulb Court, sudah keluar.

  • PC
  • PS5
  • Xbox Series X|S

Barang bukti yang disita Dewan Kota

Umbi yang tidak mau mati

Di Vanderhex, satu umbi tulip bisa ditukar dengan rumah di tepi kanal. Sebagian umbi itu berisi sihir. Siapa pun yang menanamnya memilih satu dari enam kelas, dan Dewan Kota memburu orang itu untuk merampas umbinya.

Umbi tulip retak di atas lipatan linen putih. Dagingnya memancarkan cahaya biru pucat dari celah retakan.

Kuas dan pisau paletLimner

Limner melukis mantra ke kanvas, papan, dan kulit. Satu lukisan bisa menahan musuh di petaknya selama dua giliran.

Isi berkas permainan

Cara perkara ini dimainkan

Kampanye sekitar 70 jam di lima distrik kanal. Party berisi empat orang yang kamu pilih dari sembilan pendamping.

Party dalam tampilan isometrik: empat bidak berdiri di atas lempeng lantai marmer hitam putih.
Tampilan isometrik gudang berlantai batu: party berhadapan dengan tiga penjaga kota di antara peti tulip, jejak cahaya biru menandai langkah berikutnya. Balai serikat pencelup kain: bak nila berjajar, kain biru tergantung, lima kepala serikat duduk menghadap party. Bursa umbi di ruang belakang kedai: umbi di bawah sungkup kaca, satu umbi pecah dan menyebarkan cahaya biru. Party mendorong rakit di kanal berpinggir es, di bawah jembatan batu dan kincir angin, diikuti perahu patroli.

Pertarungan berjalan bergiliran di peta isometrik, dan setiap serangan memakai dadu tulang. Posisi menentukan berapa dadu yang kamu pegang.

Party

Yang duduk di bangku terdakwa

Terdakwa. Janda pelukis, lima puluh enam tahun.

Agathe Vos

Kelas: pilihanmu

Suaminya meninggal dan meninggalkan bengkel yang sepi serta satu umbi yang tidak pernah layu. Dewan menyebutnya penyihir. Agathe menyebut umbi itu warisan, dan dia tidak berniat menyerahkannya.

"Catat saja, Tuan Notaris. Saya tidak akan mengulanginya."
Agathe Vos, perempuan kurus tinggi berusia lima puluhan, bergaun wol hitam berkerah putih, menatap umbi bercahaya di telapak tangannya sambil memegang pisau palet.
Pieter Kalf, pemuda kurus berambut pirang kusut, menggiling pigmen biru di atas lempeng batu.

Murid pelukis, delapan belas tahun.

Pieter Kalf

Kelas: Limner

Pieter menggiling pigmen di bengkel Vos sejak umur dua belas. Hanya dia yang pernah melihat umbi itu bersinar, dan dia belum memutuskan untuk siapa dia akan bersaksi.

"Biru itu tidak dari lapis lazuli. Saya yang menggilingnya, saya tahu."
Rosalie Indahwati, navigator berkulit cokelat bermantel nila, mengukur rute di peta laut dengan jangka kuningan.

Navigator dari Hindia, tiga puluhan.

Rosalie Indahwati

Kelas: Navigator

Rosalie memetakan setiap kanal Vanderhex untuk serikat pembuat kapal, lalu dipecat karena menolak menggambar peta untuk Dewan. Dia hafal jalur air yang tidak tercatat di peta mana pun.

"Kanal tidak pernah berbohong. Orang yang menggalinya, sering."
Brother Hendrik Moll, lelaki bertubuh besar berkepala plontos dalam jubah abu-abu, memeluk buku besar berlapis besi, rantai putus tergantung di pinggang.

Mantan inkuisitor, empat puluhan.

Brother Hendrik Moll

Kelas: Confessor

Hendrik dulu menulis dakwaan untuk Dewan. Rantai di pinggangnya dia putus sendiri, malam ketika dia membakar berkas-berkasnya. Dia tahu bunyi setiap pasal yang akan dibacakan untuk Agathe.

"Saya hafal pasal itu. Saya yang menulisnya."

Catatan berkas: pernah bertugas di pengadilan penyihir selama sebelas tahun.

Yang bangkit dari kanal

Wexvrouw

Kincir yang tenggelam di Dyers' Reach tidak pernah diangkat. Layarnya membusuk bersama akar tulip yang dibuang para pedagang, dan dari campuran itu tumbuh sosok setinggi gudang. Wexvrouw memakan umbi. Kalau kamu membawa satu, dia akan mencium baunya dari seberang distrik.

Kanal sempit di antara gudang bata saat senja, air berlumpur mendidih, atap kincir terbalik setengah tenggelam, akar tulip merambati dinding dermaga.
Wexvrouw, raksasa dari layar kincir dan akar tulip, lengan layarnya terangkat, gugus umbi berpendar hijau di dadanya.
Tinggi
Setinggi gudang lima lantai
Kelemahan
Api di layar yang kering, kalau kamu sempat mengeringkannya
Gudang yang kebanjiran: Agathe berdiri di atas peti tulip mengangkat umbi bercahaya, Hendrik menarik rantai besi, lengan raksasa dari layar kincir dan akar menjebol atap.
Gudang di Keelyard, giliran ketiga. Hendrik menahan lengannya, Agathe mengangkat umbi terakhir.

Sidang akhir, The Bulb Court

Kesaksian

Guild Seal yang kamu kumpulkan menentukan siapa yang berdiri untukmu di pengadilan. Dewan membawa empat segel dakwaan. Pilih dua serikat untuk bersaksi, dan hakim akan membacakan putusannya.

Timbangan pengadilan: segel Dewan di kiri, segel saksi di kanan Dewan, 4 segel Saksi, 0 segel
Belum ada putusan.Dua kursi saksi masih kosong.
Barisan warga dilihat dari belakang di galeri pengadilan: topi laken hitam, tudung linen putih, satu kepala serikat mengangkat dokumen bersegel.

Lampiran gambar, diambil dari dalam permainan

Di bawah kaca pembesar

Catatan pembaruan 1.3, dicatat 14 Oktober 2026

The Bulb Court

Sidang akhir pindah ke gedung bursa umbi. Cara saksi ditimbang ikut berubah, kanal membeku di malam hari, dan Rosalie akhirnya mencari peta yang dulu dia tenggelamkan.

Dicatat dan disegel oleh juru tulis berkas Molenvaart Interactive.

SidangThe Bulb Court

Pengadilan akhir sekarang digelar di lantai bursa umbi, dalam tiga babak. Jaksa boleh menggugurkan saksimu bila segel serikatnya retak di tengah kampanye.

Segel serikatGuild Seal ditimbang ulang

Segel dari serikat yang pernah kamu khianati kini hanya bernilai setengah. Dewan membaca riwayatmu, dan para saksi juga ingat.

DaduSteady Hand

Opsi baru untuk lemparan dadu: hasil acak diganti nilai rata-rata. Cocok untuk pemain yang ingin menyusun taktik tanpa bergantung pada nasib. Bisa dinyalakan atau dimatikan kapan saja.

KanalFrost Nights

Kanal di distrik Dyers' Reach membeku setiap malam. Party bisa menyeberang di atas es, begitu pula perahu patroli Dewan yang kini dipasangi bilah luncur.

PendampingThe Drowned Chart

Misi baru untuk Rosalie Indahwati. Peta yang dia cari tenggelam bersama sebuah kincir di dasar kanal, dan ada yang masih menjaganya.

BahasaTeks Bahasa Indonesia

Dialog, berkas perkara, dan seluruh antarmuka kini bisa dibaca dalam Bahasa Indonesia, termasuk semua baris kesaksian di sidang akhir.

Lampiran

Trailer Vanderhex

Baca Catatan 1.3Baca Catatan 1.3